Tuesday, December 13, 2022

Riyadhoh Hari 01

Thoyib, sudah jam 09.00 WIB. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih dan kerjasamanya, bagi sahabat hijrah yang sudah berkenan menulis komitmen untuk mematuhi CoC di grup ini ๐Ÿ™๐Ÿ˜Š๐Ÿ™


Sekarang  kita akan mulai membahas materi riyadhoh bebas riba Batch 23. Biasanya sebelum memberi tugas, saya akan memberikan materi pengantar dulu yang lumayan panjang tulisannya. ☺️


Jadi saran saya, jika ingin membaca materi di grup ini. Carilah waktu yang benar benar luang sebelum mengerjakan tugas, jangan membaca materi di waktu sibuk kerja atau suasana yang ramai di rumah. Cari tempat dan waktu yang tenang untuk membaca materi ini dengan perlahan, agar materi pembelajaran ini bisa dipahami dan diresapi baik baik maknanya. ๐Ÿ™


Karena jika materinya dibaca di waktu kerja atau sedang sibuk. Maka pastinya tidak akan bisa membaca secara utuh materi yang saya sampaikan dan tidak mendapatkan feelnya. Sehingga tidak bisa dipahami dan tidak bisa mengejarkan tugas secara masksimal. ๐Ÿ˜‡


=====

Bismillah...

Kita mulai yah materi pengantarnya....

 

Ada 3 pertanyaan mendasar untuk kita berkontemplasi sejenak tentang hidup kita. Yaitu :


1. DARIMANA KITA BERASAL.

Jika kita ditanya, dari mana kita berasal? 

Maka apa jawaban sahabat hijrah semua?


Mungkin dengan sederhana kita akan jawab bahwa kita berasal dari Sang Pencipta. Tapi sebenarnya tidak sesimpel itu. Karena Allah berfirman : 


"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). "Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. "Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. "Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat." (QS Al Mukminun ayat 12 – 17)


Dari ayat di atas, mengingatkan diri kita tentang darimana kita berasal. Bahwa kita sebenarnya diciptakan dari air mani yang menjijikan. Lalu Allah jadikan secara bertahap hingga menjadi manusia yang utuh. Maka, betapa hina jika ada manusia yang begitu sombong dengan apa yang dimilikinya hingga ia lupa, darimana dia dulu berasal.


2. UNTUK APA KITA HIDUP DI DUNIA

Banyak orang yang lalai ketika hidup di dunia, dia habiskan waktunya untuk mencari penghidupan. Mengurus keluarga, mengurus anak-anak, bahkan sampai ada yang lalai mengurus keluarga dan anaknya karena disibukan dengan tuntutan pekerjaan. Padahal ketika bermasalah, yang perlu diperbaiki manakah dulu?


Penghidupan kita yang bermasalah?

Atau?

Kehidupan kita yang bermasalah?


Seringkali ketika kehidupan kita bermasalah, biasanya kita akan memperbaiki dulu penghidupannya. Tapi ternyata tak kunjung selesai permasalahannya. Karena sebenarnya yang perlu diperbaiki adalah kehidupannya dulu. Bagaimana hubungannya dengan Allah, bagaimana hubungannya dengan orang tua, bagaimana hubungannya dengan pasangan, bagaimana hubungannya dengan orang orang di sekitarnya. Sehingga ketika kehidupan kita diperbaiki, maka niscaya penghidupan kita akan membaik dengan sendirinya.


Karena Allah berfirman : 


Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. ( QS.Adz Dzariyat ayat 56)


Allah tidaklah membiarkan kita diciptakan begitu saja. Karena Allah pasti punya maksud ketika menciptakan kita. Allah bukan hanya memerintahkan kita untuk makan, minum, melepas lelah, tidur, mencari sesuap nasi untuk keberlangsungan hidup. Bukan hanya dengan tujuan seperti ini Allah menciptakan kita. 


Tetapi ada tujuan besar di balik penciptaan kita. beribadah kepada Allah adalah tujuan diciptakannya jin, manusia dan seluruh makhluk. Dalam ibadah itu terkandung mengenal, mencintai, dan tunduk kepada aturan Allah. Maka jika kita hidup tidak sesuai aturan Allah, itu artinya kita telah menyimpang dari tujuan kita diciptakan. 


Ketika akhirat yang kita cari, maka niscaya dunia akan tunduk kepada kita sebagai hadits dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu , ia mendengar Rasรปlullรขh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ู…َู†ْ ูƒَุงู†َุชِ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง ู‡َู…َّู‡ُ ، ูَุฑَّู‚َ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ุฃَู…ْุฑَู‡ُ ، ูˆَุฌَุนَู„َ ูَู‚ْุฑَู‡ُ ุจَูŠْู†َ ุนَูŠْู†َูŠْู‡ِ ِ، ูˆَู„َู…ْ ูŠَุฃْุชِู‡ِ ู…ِู†َ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง ุฅِู„َّุง ู…َุง ูƒُุชِุจَ ู„َู‡ُ ، ูˆَู…َู†ْ ูƒَุงู†َุชِ ุงู„ْุขุฎِุฑَุฉُ ู†ِูŠَّู€ุชَู‡ُ ، ุฌَู…َุนَ ุงู„ู„ู‡ُ ุฃَู…ْุฑَู‡ُ ، ูˆَุฌَุนَู„َ ุบِู†َุงู‡ُ ูِูŠْ ู‚َู„ْุจِู‡ِ ، ูˆَุฃَุชَุชْู‡ُ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง ูˆَู‡ِูŠَ ุฑَุงุบِู…َุฉٌ.

Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allรขh akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali menurut ketentuan yang telah ditetapkan baginya. Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allรขh akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina


3. KEMANA KITA AKAN KEMBALI?

Dan pertanyaan terakhir adalah, kemana kita akan kembali?

Pilihannya hanya ada 2, surga atau neraka. Tidak ada tujuan terakhir kecuali dua tujuan tersebut. Allah berfirman : 


Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan? ( QS. Al Baqarah ayat 28 )


Ketika kita kelak mati, bukan lantas langsung hancur menjadi debu. Tapi masih ada kehidupan setelah kematian. Hingga dikembalikan ke Allah yang menciptakan kita. Jika ruh yang telah meninggalkan jasad itu adalah seorang muslim yang kaffah, maka para Malaikat akan memberikan kabar gembira sebelum dicabut dengan ampunan dan keridoan Allah. Maka Allah berfirman, 


“Catatlah kitab hamba-Ku di Illiyyin dan kembalikan dia ke bumi.” Kemudian ruh dikembalikan ke jasad asalnya. Dan dijadikan alam kuburnya adalah taman taman surga, sebelum merasakan surga sebenarnya. (QS. Al-Muthaffifin: 18)


Dan untuk ruh orang yang fasik, apalagi kafir. Maka ruhnya dinaikan ke ke langit dalam kondisi busuk, hina dan ketakutan. Pintu-pintu langit tidak dibuka oleh malaikat. Kemudian ruhnya dilemparkan ke bumi dan dikembalikan ke jasadnya. Sehingga ruh tersebut mendapat siksa kubur dan disempitkan alam kuburnya, hingga ia merasakan panasnya pintu pintu neraka. Sampai kelak hari kiamat menunggu yaumul hisab tiba...


Maka setelah kita mengetahui tentang darimana kita berasal, untuk apa kita hidup, dan kemana kita akan kembali. Saatnya kita merenung tentang kehidupan kita selama ini, apakah sudah sesuai dengan yang Allah inginkan?


Kita sering memilah milih hukum Allah, yang enak enak kita ambil. Tapi yang berat kita tinggalkan. 


Misalkan ketika dalam surat Al Baqoroh 183 ketika Allah memerintahkan :


ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ูƒُุชِุจَ ุนَู„َูŠْูƒُู…ُ ุงู„ุตِّูŠَุงู…ُ


“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa…


MAKA KITA SEMUA DENGAN MUDAH, BERSEDIA UNTUK MELAKSANAKAN PUASA


Tapi ketika Allah memerintahkan hal lain di surat yang sama di ayat 178


ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ูƒُุชِุจَ ุนَู„َูŠْูƒُู…ُ ุงู„ْู‚ِุตَุงุต 


“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qhisash…


KITA ENGGAN MELAKSANAKANNYA, DENGAN ALASAN SULIT UNTUK MENERAPKAN QHISAS KARENA NEGARA INI BUKAN NEGARA ISLAM

Kebanyakan kita begitu anti dengan hukum islam sehingga tidak mau jika negara ini menerapkan syariat islam. Padahal daerah istimewa Aceh yang menerapkan hukum islam, sudah membuktikan tingkat kriminitas disana berkurang. Demikian juga negeri Arab Saudi atau Brunei Darusallam yang negerinya maju dan penghasilan rakyatnya termasuk pendapatan perkapita tertinggi ketika syariat islam ditegakan. Tapi kita tidak mengambil pelajaran dan lebih memillih hukum yang diciptakan oleh penjajah Belanda. Karena tidak mungkin Allah membuat sebuah hukum tanpa sebab dan pasti ada akibat jika kita tidak melaksanakannya.


Maka itu Allah menyindir kita, juga di surat yang sama dengan mengatakan :


ุฃَูَุชُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ุจِุจَุนْุถِ ุงู„ْูƒِุชَุงุจِ ูˆَุชَูƒْูُุฑُูˆู†َ ุจِุจَุนْุถٍ ۚ


Mengapa kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab dan ingkar terhadap sebahagian yang lain?


Demikian juga ketika Allah memerintahkan kita menjauhi makanan yang haram di QS. Al Baqoroh 173


   ุฅِู†َّู…َุง ุญَุฑَّู…َ ุนَู„َูŠْูƒُู…ُ ุงู„ْู…َูŠْุชَุฉَ ูˆَุงู„ุฏَّู…َ ูˆَู„َุญْู…َ ุงู„ْุฎِู†ْุฒِูŠุฑِ 


Sesungguhnya Allah mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi…


MAKA KITA LAKSANAKAN PERINTAH INI DENGAN MUDAH...


Tapi ketika di surat Al Baqoroh ayat 275 Allah mengingatkan :


ูˆَุฃَุญَู„َّ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ْุจَูŠْุนَ ูˆَุญَุฑَّู…َ ุงู„ุฑِّุจَุง


Allah telah menghalalkan jual beli dan MENGHARAMKAN RIBA!


Allah dengan jelas dan terang mengatakan bahwa RIBA ITU HARAM!


KENAPA KITA TIDAK MEMATUHI PERINTAHNYA!!!

KENAPA KITA MASIH MELAKUKAN DOSA RIBA!!!

*KENAPA KITA MALAH MENAMBAH HUTANG RIBA LAGI DAN LAGI!!!


Ketika kita membayar berhutang riba kepada bank, koperasi, leasing atau renternir. Maka ketika kita membayar angsuran yang didalamnya ada angsuran pokok dan juga ditambah bunga yang RIBA, artinya kita termasuk PELAKU RIBA! Kita menjadi PENYUAP RIBA kepada PEMAKAN RIBA!


Apa kata Allah dalam surat An Nisa 150 tentang orang yang memilih milih mengerjakan perintah Allah sebagian dan ingkar terhadap sebagian perintah yang lain? 


 ู†ُุคْู…ِู†ُ ุจِุจَุนْุถٍ ูˆَู†َูƒْูُุฑُ ุจِุจَุนْุถٍ ุฃُูˆู„َٰุฆِูƒَ ู‡ُู…ُ ุงู„ْูƒَุงูِุฑُูˆู†َ ุญَู‚ًّุง ۚ  


"Kamu beriman kepada (perintah Kami) yang sebahagian dan kamu ingkar terhadap sebahagian yang lain. MAKA ITULAH ORANG-ORANG YANG KAFIR SEBENAR-BENARNYA!!!


Astaghfirullaaah... Naudzubillaaah...

Allah mengatakan para pelaku riba ini adalah orang yang kafir sebenar benarnya!!!


=====

Maka tugas member riyadhoh hari ini, tuliskan tentang taubat nasuha sahabat hijrah semua, dengan format :

=====

NAMA :

DOMISILI :

TOTAL SEMUA HUTANG :

TUGAS 1 : 

Silahkan, tulislah pertaubatan diri sahabat hijrah kepada Allah. Tuliskan pertaubatan kita dari hati yang terdalam untuk berhenti dari riba saat ini juga.

=====

(Mohon untuk tugas tidak copas member lain dan kerjakan dari hati nurani masing-masing)

=====

Saya tunggu tulisan pertaubatan sahabat hijrah sampai jam 21.00 malam. Saya ingatkan sekali lagi, bagi sahabat hijrah yang tidak mengerjakan tugas hingga 5x, maka mohon maaf akan mulai kami rekap tugasnya mulai hari ini dan akan di eleminasi dari grup riyadhoh...  ๐Ÿ™

=====

Riyadhoh Hari 01

Thoyib, sudah jam 09.00 WIB. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih dan kerjasamanya, bagi sahabat hijrah yang sudah berkenan menulis komitmen...